Jumat, 22 Oktober 2010

Akibat Keterbatasan PDAM 201 Desa di Kab.Bandung Kelola Air Bersih

   
   

SOREANG, (Koran basi).-Akibat keterbatasan jangkauan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Raharja membuat 201 desa di Kab. Bandung membentuk Badan usaha milik desa (Bumdes) mengelola air bersih. “Potensi Bumdes tersebut cukup besar untuk melayani kebutuhan masyarakat sehingga Pemkab Bandung berkewajiban membina dalam peningkatan kualitas airnya,” kata Kepala Dinas Permukiman Tata Ruang dan Kebersihan (Dispertasih) Kab. Bandung, Indra Martono, dalam pembinaan Bumdes pengelola air bersih, di Wisma Palapa Soreang, Kamis (21/10).

Pada acara itu, Bupati Bandung H. Obar Sobarna juga menampung permasalahan pengelolaan air bersih desa dari 130 kelompok pengelola prasarana air bersih desa. "Upaya ini sebagai jalan meningkatkan cakupan pelayanan air bersih kepada masyarakat desa. Keberadaan kelompok pengelola prasarana air bersih desa sangat dirasakan oleh masyarakat yang selama ini belum menikmati sarana air bersih dari PDAM Tirta Raharja.Mudah-mudahan dengan adanya pembinaan ini para kelompok pengelola prasarana air bersih desa bisa meningktkan kualitas pelayanannya,” kata Obar.(A-71/kur)***

Pemkab Bandung Dapat Formasi 223 CPNS


   

SOREANG,Koran basi.-Pemkab Bandung pada tahun 2010 ini mendapatkan kuota penerimaan CPNS sebanyak 223 orang. Kuota itu terdiri atas kuota guru 100 orang, tenaga kesehatanb 67 orang, dan tenaga teknis 56 orang.

"Hal itu sesuai dengan surat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tertanggal 21 Juli 2010," kata Kasi Pemberitaan dan Dokumentasi Humas Pemkab Bandung. Asep Syahdiana, di ruang kerjanya, Kamis (21/10).

Kuota CPNS itu, kata Asep, belum ada penjelasan teknis yang lebih lanjut dari pemerintah pusat. "Misalnya. Kuota guru apakah untuk guru SD, SMP, atau SMA/SMK belum ada kejelasan termasuk waktu pendaftaran dan persyaratannya," katanya.(A-71/kur)***